salam teman-teman semua, ini merupakan postingan kedua dari blog gear education setelah beberapa minggu ini saya tidak sempat menulis (walaupun sebenernya sempet-sempet aja sih kalo di sempetin hehehe), maka hari ini saya akan mencoba memposting lagi ke blog ini dengan mencoba membagi pengalaman yang telah saya lakukan terhadap mikro kontroler yang masih popular di dunia robotika saat ini yakni Arduino, mengapa saya katakan fenomenal??? ya ada beberapa alasan mengapa arduino ini masih populer didunia robotika baik dari segi edukasi (pendidikan) maupun industri (project),
Bahasa C, sebenarnya bahasa pemrograman yang digunakan sama dengan mikrokontroler pada umumnya yakni bahasa C, namun kelebihan dari arduino ini apabila kita menggunakan software seperti Codevision AVR, maka kita harus membuat sendiri library-libray tertentu apabila kita ingin menggunakan fungsi untuk memanggil sebuah program, namun dalam software yang digunakan arduino, kita tidak perlu susah payah untuk membuat sebuah library untuk memanggil fungsi-fungsi tertentu, tapi cukup searching di internet maka kita akan menemukan banyak sekali libray yang kita butuhkan, karna sudah sangat banyak developer atau pengembang arduino ini yang membagi ilmunya di dunia maya.
Powerfull, dari pengalaman saya selama membuat sebuah project atau alat dengan menggunakan mikrokontroler arduino ini, alat berjalan sesuai dengan yang saya inginkan, tidak ada kendala sama sekali mengenai ke stabilan data, atau pun yang lainnya. maka sampai saat ini arduino masih menjadi andalan saya untuk membuat sebuah alat atau robot untuk edukasi. seperti yang akan saya berikan 1 contoh robot mobil sederhana dengan menggunakan arduio dan sebuah sensor jarak.
untuk bahan yang digunakan adalah sebagai berikut:
- Casing, untuk kemasan atau casing saya menggunaka stik eskrim yang digabung sehingga membentuk sebuah mobil.
- mikrokontroler, untuk mikrokontroler saya menggunakan arduino uno.
- motor, motor atau penggerak saya menggunakan motor gearbox
- driver motor, driver motor digunakan untuk membaca perintah yang diberikan mikrokontroler kepada motor (penggerak).
- supply, untuk suppy atau tenaga saya gunaka 2 buah battre kotak
// ------------------------------
#include <NewPing.h>
#define TRIGGER_PIN 12 // Arduino pin tied to trigger pin on the ultrasonic sensor.
#define ECHO_PIN 11 // Arduino pin tied to echo pin on the ultrasonic sensor.
#define MAX_DISTANCE 200 // Maximum distance we want to ping for (in centimeters). Maximum sensor distance is rated at 400-500cm.
int mi=8;
int ma=9;
int ki= 6;
int ka= 7;
NewPing sonar(TRIGGER_PIN, ECHO_PIN, MAX_DISTANCE); // NewPing setup of pins and maximum distance.
void setup() {
pinMode(mi,OUTPUT);
pinMode(ma,OUTPUT);
pinMode(ki,OUTPUT);
pinMode(ka,OUTPUT);
Serial.begin(9600); // Open serial monitor at 115200 baud to see ping results.
}
void loop() {
delay(500);
unsigned int uS = sonar.ping(); // Send ping, get ping time in microseconds (uS).
// Serial.print("Ping: ");
Serial.println(uS); // Convert ping time to distance in cm and print result (0 = outside set distance range)
// Serial.println("cm");
digitalWrite(mi,HIGH);
digitalWrite(ma,LOW);
digitalWrite(ki,HIGH);
digitalWrite(ka,LOW);
if(uS<400)
{
digitalWrite(mi,LOW);
digitalWrite(ma,LOW);
digitalWrite(ki,LOW);
digitalWrite(ka,LOW);
delay(100);
}
}
dan berikut demonstrasinya:


